Kemarin sore, tepatnya Selasa sore, saya menerima pesan dari mba Is, isinya: "Bu, tadi di jemputan Kakak muntah-muntah dan pusing, sekarang sampai rumah langsung tidur....". Sambil membaca, saya berfikir, ga biasanya Kakak begitu, perasaan tadi pagi saat berangkat ke sekolah, Kakak segar bugar, sehat wal'afiat. Apalagi hari Selasa, Kakak biasanya semangat sekali ke sekolah pada hari Selasa, karena selesai pelajaran ada Co Curricular Activity (CCA) hiphop dance....
Ga terlalu kurisaukan, karena aku adalah penganut aliran bahwa sesuatu terjadi karena pengaruh pikiran kita. Atau jika dibalik, bahwa apa yang kita pikirkan itulah yang terjadi. So, aku selalu berfikiran positif, dengan harapan yang terjadi adalah hal-hal postif. Jadi, aku berfikir, ah, paling Kakak masuk angin, kecapekan, pengaruh cuaca yang tidak bersahabat, de el el.
Sesampai di rumah, saya langsung menuju ke tempat Kakak, yang saat itu sedang belajar. Di depannya ada buku Mandarin dan Reading Comprehension (RC). Saya pegang dahi Kakak, biasa aja, ga panas. Saya tanya apakah dia masih pusing, dia jawab tidak.
Saya pun menginterview Kakak.
"Kak, tadi di jemputan muntah-muntah?"
"Iya", jawab Kakak. Lanjut Kakak: " Sebenernya pusing dan mual udah dari tadi siang, di kelas. Tapi aku tahan, aku diam aja".
"Loh, kenapa?" tanyaku lagi.
"Ga papa, koq Mi", sahutnya
"Oh, ya udah kalo ga papa", jawabku.
Percakapan pun berhenti. Kakak mulai lagi menghadap bukunya. Saya pun akan membersihkan badan dan makan malam. Tetapi saat akan beranjak pergi, kudengar suara Kakak lagi.
"Mi, tadi sebenernya aku ga pusing. Dan test RC tadi gampang koq", kata Kakak perlahan.
Aku berfikir sejenak, dan mencerna kalimat yang aneh itu, karena aku pikir tidak nyambung. Seketika juga, otakku langsung bekerja. Jangan-jangan Kakak stress karena test itu, dan mendadak sakit.
Pikiranku pun serasa kembali ke beberapa hari terakhir. Memang, pelajaran RC adalah pelajaran yang paling susah menurut Kakak, juga menurut teman-temannya di kelas 3. (Dalam hati saya juga bilang iya sih, susah emang... hihihi...). Gurunya adalah Ms Joy, seorang Philippines, yang cara pengajaran RC di sekolah menggunakan full in English. Mungkin bagi Kakak itu agak susah, yah, namanya juga proses. Beberapa hari terakhir, memang saya bilang fokus belajar Kakak ke RC. (Pake acara ngomel2 pula waktu itu. Abis gemess liat dia ga bisa-bisa). Mungkin secara tidak langsung itu yang mempengaruhi pikirannya. Siapa tau ya?
Akhirnya saya memeluk Kakak, dan berkata: "Kakak bisa ga ngerjain RC? Kalau tidak bisa, gpp koq Kak. Masih ada test RC lain hari, masih bisa berusaha, masih bisa mengejar kekurangan nilai. Kesehatan Kakak lebih penting daripada test ini. Kalau Kakak bisa ngerjain test tapi terus sakit, stres, pusing, itu yang Mami ga mau. Yang penting Kakak udah belajar, udah berusaha", kata saya sok bijak... (hihihi... Tp asli, kalau anak stres karena pelajaran, haduh, bagi saya gak banget deh...). Kakak terdiam, tidak berkomentar apa-apa. Namun saya lihat tangannya mengusap-usap matanya. Dan tidak berapa lama, dia lari masuk kamar. Pasti deh Kakak mewek, terharu denger ucapan saya... hahaha.... Iya sih, memang Kakak adalah tipe anak yang sensitif. Justru dengan kata-kata halus dia akan tersentuh. Bagi dia, omelan tidak berarti apa-apa, ibarat masuk telinga kanan keluar telinga kiri. Namun dengan sentuhan dan kata-kata lembut, nasehat ke Kakak akan masuk ke otak dan hatinya (Iya kan Kak, bener begitu? Mami kan udah apal watakmu.... :) ).
Hidup ini tidak hanya belajar akademis. Masih banyak hal lain yang perlu dipelajari. Memang secara alamiah proses belajar dimulai ketika kita lahir, dan terus akan ada, sampai kita menutup mata. Belajar secara akademis adalah bagian kecil dari pelajaran hidup lainnya. Nilai-nilai moral lebih penting daripada sekedar matematika. Belajar yang sesungguhnya adalah jika kita bisa memberi manfaat bagi sesama.
(Keep smile ya Kakak Jocelyn sayang, selalu belajar dalam hidup ini. Yang penting Kakak selalu berusaha. Pasti ada campur tangan Tuhan untuk orang yang selalu berusaha. Kedepan, Mami percaya, Kakak akan lebih pintar lagi dalam memahami RC.... :)) )






